Semua Artikel
laporan penjualan shopeeseller centre shopeelaporan bisnis shopee

Cara Cek Laporan Penjualan Saya di Shopee Seller Centre

Oleh Admin SalesMetriX·5 Agustus 2026·6 menit baca·1222 kata
Cara Cek Laporan Penjualan Saya di Shopee Seller Centre

Cara cek laporan saya di Shopee adalah lewat menu Pusat Bisnis > Laporan Bisnis (Shopee kadang menyebutnya Laporan Saya) setelah login ke akun penjual di seller.shopee.co.id. Dari menu ini kamu bisa memilih jenis laporan penjualan, pesanan, atau dana masuk, menentukan rentang tanggal, lalu mengunduh datanya dalam format Excel atau CSV untuk dianalisis lebih lanjut.

Layar komputer menampilkan dashboard data mirip laporan penjualan Shopee Seller Centre
Laporan penjualan Shopee bisa diakses dan diunduh langsung dari dashboard Seller Centre.

Langkah-Langkah Cara Cek Laporan Penjualan di Shopee Seller Centre

Berikut alur yang bisa kamu ikuti tanpa perlu aplikasi tambahan apa pun:

  1. Login ke Seller Centre. Buka seller.shopee.co.id lewat browser komputer, karena tampilan laporan bisnis tidak sepenuhnya mendukung akses lewat aplikasi mobile.
  2. Buka menu Pusat Bisnis. Pada sidebar kiri, klik "Pusat Bisnis" lalu pilih "Laporan Bisnis" atau "Laporan Saya" (nama menu bisa sedikit berbeda tergantung versi tampilan).
  3. Pilih jenis laporan. Tentukan mau melihat laporan penjualan, laporan pesanan, atau laporan dana masuk.
  4. Atur rentang tanggal. Pilih periode yang ingin dianalisis, misalnya 7 hari terakhir, 1 bulan, atau custom range sesuai kebutuhan.
  5. Export data. Klik tombol unduh untuk mendapatkan file Excel atau CSV yang bisa dibuka dan diolah lebih lanjut di luar Seller Centre.

Jenis-Jenis Laporan yang Tersedia di Seller Centre

Seller Centre menyediakan beberapa jenis laporan dengan fungsi yang berbeda-beda. Memahami perbedaannya penting supaya kamu tidak salah pakai data untuk kebutuhan yang sebenarnya butuh laporan lain.

  • Laporan Penjualan: menampilkan omzet kotor, jumlah pesanan, dan produk terjual dalam periode tertentu. Cocok untuk memantau tren penjualan harian atau mingguan.
  • Laporan Pesanan: berisi detail tiap transaksi, status pesanan (selesai, dibatalkan, retur), metode pembayaran, dan ongkos kirim. Berguna untuk audit transaksi satu per satu.
  • Laporan Dana Masuk: menunjukkan berapa dana yang benar-benar cair ke saldo penjual setelah dipotong fee, biaya admin, dan potongan lain. Ini yang paling relevan untuk cek arus kas riil.

Contoh laporan penjualan Shopee biasanya berbentuk tabel dengan kolom Tanggal, No. Pesanan, Produk, Jumlah Terjual, dan Omzet, misalnya baris "12 September 2026, INV-88213, Kaos Polos Hitam M, 4 pcs, Rp 260.000". Format persisnya bisa berbeda tergantung jenis laporan yang kamu pilih, tapi kolom-kolom inti itu yang selalu muncul di file Excel atau CSV hasil unduhan.

Kekurangan Laporan Bawaan Seller Centre

Laporan Seller Centre memang lengkap secara data, tapi sifatnya masih data mentah. Kamu yang harus mengolahnya sendiri. Tiga keterbatasan utama yang paling sering dikeluhkan seller:

  • Tidak ada breakdown profit bersih per SKU: laporan hanya menunjukkan omzet, bukan untung rugi setelah HPP dan biaya iklan dikurangi.
  • Format data mentah: file Excel atau CSV yang diunduh berisi ratusan baris transaksi tanpa ringkasan otomatis, sehingga perlu diolah manual pakai rumus atau pivot table.
  • Harus digabung dengan data lain: untuk tahu profit riil, kamu perlu mencocokkan laporan penjualan ini dengan data HPP dan biaya iklan yang tersimpan terpisah.

Sebagai gambaran sederhana, kalau laporan penjualan menunjukkan omzet Rp10.000.000 dari 50 pesanan, angka itu belum menunjukkan profit. Kamu masih perlu menghitung: omzet Rp10.000.000 dikurangi fee kategori sekitar 5% (Rp500.000), dikurangi HPP produk (misalnya Rp4.000.000), dikurangi biaya iklan (misalnya Rp800.000), baru ketemu estimasi profit kotor sekitar Rp4.700.000. Proses hitung manual seperti ini yang dibahas lebih detail di cara baca laporan keuangan toko Shopee untuk pemula.

Seseorang menganalisis data laporan penjualan dan keuangan di tablet
Data laporan penjualan mentah biasanya masih perlu diolah ulang sebelum bisa dibaca sebagai profit bersih.

Laporan Apa untuk Kebutuhan Apa

Supaya tidak salah pilih laporan, gunakan tabel berikut sebagai acuan cepat sesuai kebutuhanmu:

KebutuhanLaporan yang DipakaiAlasan
Rekonsiliasi danaLaporan Dana Masuk + mutasi Saldo PenjualMenunjukkan dana yang benar-benar cair, bukan omzet tercatat
Analisis profit per produkLaporan Penjualan digabung data HPP & iklanLaporan bawaan belum menghitung profit bersih otomatis
Audit transaksi/returLaporan PesananDetail status tiap pesanan termasuk pembatalan dan retur
Pelaporan pajakLaporan Penjualan periode tahunanJadi dasar rekap omzet untuk keperluan perpajakan usaha

Kalau selisih antara laporan penjualan dan saldo yang cair terasa membingungkan, penjelasan lebih lengkap ada di cara rekonsiliasi dana Shopee vs saldo Seller Centre, termasuk penyebab umum selisih seperti retur dan penahanan dana COD.

Menurut Pusat Edukasi Penjual Shopee Indonesia, laporan keuangan di Seller Centre dirancang untuk membantu penjual memantau performa toko dari sisi transaksi dan pendapatan, namun tetap memerlukan pemahaman seller soal komponen biaya yang memotong pendapatan sebelum dana benar-benar cair.

Kapan Waktu yang Tepat Mengecek Laporan Penjualan

Frekuensi cek laporan sebaiknya disesuaikan dengan volume transaksi toko, bukan asal rutin tanpa tujuan jelas. Beberapa patokan yang bisa dipakai:

  • Mingguan: untuk toko dengan iklan aktif berjalan, supaya cepat tahu kalau ada lonjakan biaya atau penurunan order yang tidak wajar.
  • Bulanan: untuk evaluasi menyeluruh, bandingkan omzet, dana yang cair, dan estimasi profit bersih bulan ini dengan bulan sebelumnya.
  • Tahunan: untuk kebutuhan pajak dan pembukuan formal, biasanya perlu rekap laporan penjualan 12 bulan sekaligus.

Semakin sering toko mengunggah produk baru atau menjalankan promo, semakin penting mengecek laporan lebih rutin, karena perubahan fee kategori atau biaya iklan bisa langsung menggerus profit tanpa terlihat di angka omzet.

Kalau Butuh Lebih dari Sekadar Data Mentah

Untuk toko dengan SKU banyak dan transaksi harian tinggi, mengolah laporan Seller Centre secara manual di Excel setiap minggu jadi pekerjaan tersendiri. Kalau kamu sudah sampai di titik itu, dashboard profit toko Shopee real-time bisa membantu mengubah data laporan mentah ini jadi angka profit bersih per SKU secara otomatis, tanpa harus menyusun rumus sendiri tiap kali ada laporan baru.

Kalau kamu juga sedang mempertimbangkan software akuntansi khusus marketplace untuk kebutuhan pembukuan yang lebih lengkap, perbandingan kategorinya bisa dilihat di software akuntansi marketplace terbaik 2026. Untuk simulasi cepat tanpa perlu tools berbayar, kamu juga bisa coba kalkulator seller Shopee gratis dari SalesMetriX untuk cek profit dan ROAS berdasarkan angka dari laporan penjualanmu.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Bagaimana cara cek laporan saya di Shopee?

Masuk ke seller.shopee.co.id, klik menu Pusat Bisnis di sidebar kiri, lalu pilih Laporan Bisnis (kadang disebut juga Laporan Saya). Di sana kamu bisa memilih laporan penjualan, pesanan, atau dana masuk, atur rentang tanggal, lalu unduh datanya dalam format Excel atau CSV.

Berapa lama data laporan penjualan bisa diakses ke belakang?

Umumnya Seller Centre menyimpan riwayat laporan hingga beberapa bulan ke belakang, namun rentang pastinya bisa berubah. Sebaiknya unduh dan simpan laporan secara berkala agar tidak kehilangan data historis.

Apakah laporan penjualan bisa langsung diexport ke Excel?

Bisa. Setelah memilih jenis laporan dan rentang tanggal, tersedia tombol unduh yang menghasilkan file dalam format Excel atau CSV.

Kenapa laporan penjualan hanya bisa diakses lewat komputer?

Tampilan Pusat Bisnis dan Laporan Bisnis di Seller Centre dioptimalkan untuk browser desktop, sehingga sebagian fitur laporan lengkap belum sepenuhnya tersedia di aplikasi Shopee versi mobile.

Apakah laporan penjualan sudah menunjukkan profit bersih?

Belum. Laporan penjualan hanya menunjukkan omzet kotor dan jumlah pesanan. Profit bersih baru terlihat setelah dikurangi HPP, fee kategori, dan biaya iklan secara terpisah.

Apa beda laporan penjualan dan laporan dana masuk?

Laporan penjualan mencatat nilai transaksi yang terjadi, sementara laporan dana masuk mencatat dana yang benar-benar sudah dipotong biaya dan cair ke saldo penjual. Dua angka ini biasanya tidak sama.

Apakah bisa melihat laporan penjualan untuk periode tahun lalu?

Tergantung kebijakan penyimpanan data Seller Centre yang berlaku saat ini. Untuk kebutuhan pajak atau audit jangka panjang, sebaiknya unduh dan arsipkan laporan bulanan secara rutin daripada mengandalkan akses mundur jauh ke belakang.

Kesimpulan

Cara cek laporan saya di Shopee cukup mudah lewat menu Pusat Bisnis di Seller Centre, tapi data yang muncul masih mentah dan perlu diolah manual untuk tahu profit sebenarnya. Kalau kamu ingin panduan lebih lengkap soal cara membaca dan memanfaatkan laporan ini, baca panduan laporan Seller Centre selengkapnya.

Mau langsung cek profit SKU kamu?

Gunakan kalkulator gratis Salesmetrix untuk hitung break-even ROAS, profit bersih, dan harga jual aman.

Coba Tool Gratis Sekarang
WhatsApp