Semua Artikel
template laporan keuangan shopeelaporan keuangan shopee exceltemplate excel shopee

Template Laporan Keuangan Shopee Excel Gratis

Oleh Admin SalesMetriX·5 Agustus 2026·7 menit baca·662 kata
Template Laporan Keuangan Shopee Excel Gratis
Ringkasan Singkat: Template laporan keuangan Shopee minimal butuh 7 kolom: tanggal, SKU, harga jual, fee Shopee, biaya iklan, ongkir subsidi, dan net profit. Kamu bisa replikasi struktur ini langsung di Excel atau Google Sheets sendiri — detail tiap kolom dan contoh datanya ada di bawah.

Laporan keuangan Shopee yang berguna bukan yang rumit, tapi yang konsisten diisi tiap hari dan langsung menunjukkan profit bersih per SKU — bukan cuma omzet kotor. Berikut struktur kolom yang bisa langsung kamu tiru di spreadsheet sendiri.

Template laporan keuangan Shopee di spreadsheet Excel dengan kolom fee dan profit
Struktur kolom template laporan keuangan Shopee yang fokus ke profit bersih, bukan cuma omzet.

Struktur Kolom Template

Ambil data mentahnya dari laporan penjualan Shopee Seller Centre — atau langsung pelajari struktur resminya lewat panduan memahami laporan keuangan dari Shopee — lalu susun ke kolom berikut:

  • Tanggal — tanggal transaksi selesai, bukan tanggal order dibuat.
  • SKU — kode produk, supaya bisa direkap per produk, bukan per transaksi.
  • Harga Jual — harga netto setelah voucher toko, sesuai yang tertera di Rincian Pembayaran.
  • Fee Shopee — total fee admin + layanan + program + biaya proses pesanan (lihat cara hitung fee Shopee lengkap kalau belum tahu rumusnya).
  • Biaya Iklan — alokasi biaya iklan per unit terjual, kalau produk sedang diiklankan.
  • Ongkir Subsidi — potongan dari program subsidi ongkir yang kamu ikuti, jika ada.
  • Net Profit — Harga Jual − HPP − Fee Shopee − Biaya Iklan − Ongkir Subsidi.

Contoh 5 Baris Data Terisi

Tanggal SKU Harga Jual Fee Shopee Biaya Iklan Net Profit
2026-08-01BJ-001Rp150.000Rp18.250Rp8.000Rp53.750
2026-08-01BJ-002Rp89.000Rp10.680Rp5.500Rp22.820
2026-08-02BJ-001Rp150.000Rp18.250Rp12.000Rp49.750
2026-08-02BJ-003Rp235.000Rp23.500Rp0Rp96.500
2026-08-03BJ-002Rp89.000Rp10.680Rp15.000Rp13.320

Perhatikan baris terakhir (BJ-002 tanggal 2026-08-03) — harga jual sama dengan baris kedua, tapi net profit jauh lebih kecil karena biaya iklan yang dialokasikan ke SKU itu naik signifikan. Pola seperti ini baru kelihatan kalau datanya direkap per hari per SKU, bukan cuma total omzet bulanan.

Kelemahan Jujur Template Excel Manual

Sebelum kamu mulai isi manual tiap hari, penting tahu batasannya:

  • Rawan human error — salah ketik satu angka fee atau HPP langsung bikin net profit meleset, dan kesalahan ini sering baru ketahuan berbulan-bulan kemudian.
  • Tidak update otomatis saat fee Shopee naik — kalau Shopee menyesuaikan persentase fee, kamu harus update rumus manual di semua baris lama yang relevan.
  • Tidak scalable untuk banyak SKU/hari — mengisi manual masih masuk akal untuk 5-10 SKU, tapi begitu tokomu punya puluhan SKU dengan puluhan order per hari, isi manual jadi pekerjaan penuh waktu tersendiri.

Kapan Sebaiknya Upgrade dari Excel ke Dashboard Otomatis?

Kalau volume ordermu sudah lebih dari 30 order per hari atau lebih dari 50 SKU aktif, mengisi template ini manual setiap hari mulai memakan waktu yang tidak sepadan dengan manfaatnya, dan risiko salah hitung fee atau lupa update alokasi iklan jadi jauh lebih tinggi.

Di titik ini, kebanyakan seller beralih ke dashboard yang menarik data laporan Shopee secara otomatis dan menghitung net profit per SKU tanpa perlu isi ulang rumus tiap kali fee berubah.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah template ini bisa dipakai di Google Sheets, bukan cuma Excel?

Bisa. Strukturnya sama persis, kolom dan rumus dasar (Harga Jual dikurangi semua komponen biaya) bekerja identik di Excel maupun Google Sheets.

Dari mana sumber angka Fee Shopee dan Biaya Iklan untuk diisi ke template?

Fee Shopee bisa diambil dari Rincian Pembayaran di Seller Centre, sementara biaya iklan diambil dari laporan campaign Shopee Ads/GMV Max, dialokasikan per unit terjual.

Apakah perlu kolom HPP di template ini?

Sangat disarankan. Tanpa kolom HPP, kolom "Net Profit" di atas sebenarnya baru mengukur margin kontribusi setelah fee dan iklan, belum profit bersih sesungguhnya, tambahkan kolom HPP per SKU untuk hasil yang akurat.

Kesimpulan

Template 7 kolom di atas cukup untuk mulai melacak profit bersih per SKU secara manual. Begitu volume order mulai bikin isi manual tidak lagi realistis, kamu bisa lihat dashboard laporan keuangan Shopee otomatis yang menghitung semuanya langsung dari data Excel Seller Centre-mu, tanpa perlu isi ulang rumus tiap hari.

Mau langsung cek profit SKU kamu?

Gunakan kalkulator gratis Salesmetrix untuk hitung break-even ROAS, profit bersih, dan harga jual aman.

Coba Tool Gratis Sekarang
WhatsApp