Perbedaan ROAS vs ACOS di Shopee: Mana yang Harus Diprioritaskan?
Kalau kamu sering buka laporan Shopee Ads, kamu pasti sudah melihat dua metrik ini: ROAS dan ACOS. Keduanya mengukur efisiensi iklan, tapi dari sudut pandang berbeda. Dan ini sering bikin seller bingung: mana yang seharusnya jadi fokus utama?
Artikel ini menjelaskan perbedaan ROAS vs ACOS secara tuntas, hubungan matematisnya, dan panduan praktis kapan menggunakan masing-masing.
Apa itu ACOS?
ACOS adalah singkatan dari Advertising Cost of Sales — persentase biaya iklan terhadap total penjualan dari iklan tersebut.
Rumus ACOS = Biaya Iklan ÷ Pendapatan dari Iklan × 100%
Contoh: kamu menghabiskan Rp100.000 iklan dan menghasilkan penjualan Rp500.000.
ACOS = Rp100.000 ÷ Rp500.000 × 100% = 20%
Artinya: 20% dari setiap rupiah penjualan yang berasal dari iklan, digunakan untuk membiayai iklan itu sendiri. ACOS rendah = iklan lebih efisien.
Apa itu ROAS?
ROAS adalah singkatan dari Return on Ad Spend — berapa rupiah penjualan yang dihasilkan per rupiah biaya iklan.
Rumus ROAS = Pendapatan dari Iklan ÷ Biaya Iklan
Dengan contoh yang sama: Rp500.000 ÷ Rp100.000 = 5x (atau 500%)
ROAS tinggi = iklan lebih efisien. Kebalikan dari ACOS.
Hubungan Matematis ROAS dan ACOS
ROAS dan ACOS adalah dua sisi koin yang sama. Hubungannya:
- ROAS = 1 ÷ ACOS (dalam desimal)
- ACOS = 1 ÷ ROAS × 100%
Tabel konversi cepat:
- ROAS 2x = ACOS 50%
- ROAS 3x = ACOS 33%
- ROAS 4x = ACOS 25%
- ROAS 5x = ACOS 20%
- ROAS 8x = ACOS 12,5%
- ROAS 10x = ACOS 10%
Karena keduanya ekuivalen, memilih salah satu adalah soal preferensi dan kebiasaan — bukan soal mana yang "lebih benar".
Perbedaan Utama: Cara Membacanya
Perbedaan praktis terbesar antara ROAS dan ACOS adalah cara menginterpretasikan angkanya:
- ROAS: angka yang lebih besar selalu lebih baik. ROAS 6x lebih bagus dari ROAS 4x.
- ACOS: angka yang lebih kecil lebih baik. ACOS 15% lebih bagus dari ACOS 25%.
Banyak seller lebih suka ROAS karena logikanya lebih intuitif. Tapi ACOS lebih mudah dibandingkan langsung dengan margin produk — kalau ACOS-mu lebih kecil dari margin bersih, berarti iklanmu untung.
Kapan Pakai ROAS, Kapan Pakai ACOS?
Gunakan ROAS ketika:
- Kamu ingin tahu berapa kali lipat investasi iklanmu menghasilkan penjualan
- Kamu berkomunikasi dengan tim atau bos yang lebih familiar dengan format "multiplier"
- Kamu menyusun laporan performa iklan bulanan
Gunakan ACOS ketika:
- Kamu ingin cepat membandingkan biaya iklan dengan margin produk
- Kamu mengoptimalkan kampanye dan ingin tahu berapa persen dari revenue yang "termakan" iklan
- Kamu menggunakan target ACOS sebagai panduan bid adjustment
Target ACOS vs Target ROAS — Mana yang Lebih Mudah Dioptimalkan?
Untuk optimasi harian, banyak seller lebih suka menggunakan target ACOS karena bisa langsung dibandingkan dengan margin bersih produk. Misalnya: kalau margin bersihmu 30% dan target ACOS-mu 20%, kamu tahu ada 10% ruang profit dari setiap transaksi via iklan.
Untuk pelaporan dan presentasi, ROAS lebih mudah dipahami oleh orang yang tidak terlalu familiar dengan dunia iklan digital.
Gunakan kalkulator ACOS ROAS dari SalesMetrix untuk mengonversi dan menganalisis keduanya sekaligus. SalesMetrix di salesmetrix.id juga menampilkan kedua metrik ini dalam dashboard yang terintegrasi, sehingga kamu tidak perlu bolak-balik menghitung manual.