Semua Artikel
riset produkmarginkatalog

Cara Memilih Produk Shopee yang Benar-benar Untung

Oleh Admin SalesMetriX·10 Maret 2026·2 menit baca·457 kata
Cara Memilih Produk Shopee yang Benar-benar Untung

Produk terlaris dan produk paling menguntungkan sering bukan produk yang sama. Banyak seller menambah stok berdasarkan jumlah terjual, lalu bingung kenapa omzet naik tapi saldo tidak. Memilih produk yang menguntungkan dimulai dari menolak metrik yang salah.

Empat saringan sebelum menambah produk baru

SaringanAmbang kasarKenapa penting
Margin kontribusiMinimal 25% setelah semua potonganDi bawah itu, iklan langsung memakan seluruh laba
Berat dan dimensiMakin kecil makin baikMenentukan ongkir dan subsidi yang Anda tanggung
Tingkat retur kategoriMakin rendah makin baikRetur menanggung ongkir dua arah
Kecepatan perputaranHabis dalam satu siklus stokStok mati adalah modal yang berhenti bekerja

Produk yang gagal di salah satu saringan bukan berarti buruk, tapi dia butuh alasan kuat untuk tetap masuk katalog.

Kenapa margin 25 persen jadi ambang

Karena iklan memakan margin, bukan omzet. Ambil produk dengan asumsi berikut.

  • Harga jual Rp120.000, HPP Rp78.000
  • Fee marketplace 8 persen, yaitu Rp9.600
  • Subsidi ongkir Rp6.000

Margin sebelum iklan adalah Rp120.000 dikurangi Rp78.000, Rp9.600, dan Rp6.000, tersisa Rp26.400 atau 22 persen. Kalau biaya iklan per pesanan Rp20.000, laba akhirnya tinggal Rp6.400. Satu retur saja sudah menghapus laba dari tiga pesanan.

Sekarang bandingkan dengan produk bermargin 35 persen pada harga yang sama. Margin sebelum iklannya Rp42.000, dan setelah iklan Rp22.000. Produk kedua tahan terhadap kenaikan biaya iklan, produk pertama tidak.

ProdukMargin sebelum iklanBiaya iklanLaba akhirTahan naik iklan?
A (22%)Rp26.400Rp20.000Rp6.400Tidak
B (35%)Rp42.000Rp20.000Rp22.000Ya

Tanda produk yang menguras tanpa terlihat

Terjual banyak dengan margin tipis

Produk ini menyumbang omzet besar sehingga terlihat penting, padahal kontribusinya ke laba kecil. Bahayanya, dia menyerap perhatian, stok, dan anggaran iklan yang seharusnya ke produk lain.

Butuh diskon terus-menerus agar bergerak

Kalau penjualan berhenti setiap kali promo dimatikan, yang laku sebenarnya adalah diskonnya, bukan produknya. Hitung marginnya pada harga normal; kalau tidak masuk akal, produk itu tidak pernah menguntungkan sejak awal.

Ukuran besar dengan harga rendah

Kombinasi terburuk untuk ongkir. Biaya kirim mendekati atau melebihi margin, dan subsidi gratis ongkir memperbesar kerugiannya.

Cara memutuskan dengan data yang sudah Anda punya

  1. Ekspor laporan penjualan satu periode penuh dari Seller Centre.
  2. Hitung margin bersih per SKU, bukan per toko.
  3. Urutkan berdasarkan laba total, bukan jumlah terjual.
  4. Lihat sepuluh teratas dan sepuluh terbawah. Yang teratas layak ditambah stok dan iklan, yang terbawah layak dipertanyakan.

Urutan ini sering mengejutkan. Produk yang selama ini dianggap andalan bisa muncul di bawah, dan produk yang jarang diperhatikan bisa jadi penyumbang laba terbesar.

Untuk menghitung margin bersih per SKU dengan seluruh komponen biaya, gunakan kalkulator profit per SKU. Sebelum menetapkan harga produk baru, cek batas bawahnya di kalkulator harga jual aman, dan pahami struktur potongan per kategori di halaman fee Shopee. Panduan resmi soal pengelolaan katalog tersedia di pusat edukasi penjual Shopee.

Mau langsung cek profit SKU kamu?

Gunakan kalkulator gratis Salesmetrix untuk hitung break-even ROAS, profit bersih, dan harga jual aman.

Coba Tool Gratis Sekarang
WhatsApp