Cara Membuat Dashboard Penjualan Shopee di Google Sheets
Dashboard penjualan yang baik memberikan gambaran lengkap performa toko dalam sekali pandang — tanpa perlu membuka banyak tab atau scroll panjang di Seller Centre. Dan kamu bisa membuatnya sendiri di Google Sheets, gratis, dengan data yang sudah kamu miliki.
Berikut panduan praktis membangun dashboard penjualan Shopee di Google Sheets dari awal.
Langkah 1: Siapkan Struktur Data
Buat file Google Sheets baru dengan beberapa tab. Tab pertama beri nama Data Raw — ini tempat kamu paste data yang diunduh dari Seller Centre. Jangan pernah edit data di tab ini; biarkan sebagai sumber data mentah.
Tab kedua beri nama Summary — ini akan menjadi halaman dashboard utama yang menampilkan ringkasan semua metrik penting. Tab ketiga beri nama Per Produk untuk breakdown per SKU.
Langkah 2: Import Data dari Shopee
Di Seller Centre, unduh Laporan Penjualan dalam format Excel untuk bulan yang ingin kamu analisis. Buka file tersebut, select semua data, copy, lalu paste di tab Data Raw. Ulangi tiap bulan dengan menambahkan data di baris berikutnya (jangan overwrite data lama).
Pastikan ada kolom tanggal yang terformat benar agar formula tanggal bisa berfungsi. Jika format tanggal bermasalah, gunakan formula =DATEVALUE(TEXT(A2,"DD/MM/YYYY")) untuk konversi.
Langkah 3: Buat Formula Ringkasan
Di tab Summary, buat sel-sel ringkasan dengan formula SUMIF atau SUMIFS. Contoh untuk total revenue bulan ini: =SUMIFS('Data Raw'!D:D,'Data Raw'!A:A,">="&DATE(YEAR(TODAY()),MONTH(TODAY()),1)). Sesuaikan referensi kolom dengan format data yang kamu unduh dari Shopee.
Formula Penting yang Perlu Ada di Dashboard
Total revenue, total unit terjual, rata-rata nilai order (AOV = revenue / jumlah order), jumlah order, return rate, dan gross profit (jika kamu sudah memasukkan data HPP). Tambahkan juga perbandingan dengan periode sebelumnya menggunakan formula yang sama tapi dengan filter tanggal berbeda.
Langkah 4: Tambahkan Visualisasi
Pilih data ringkasan kamu, lalu insert chart. Untuk tren harian, gunakan Line Chart. Untuk perbandingan antar produk, gunakan Bar Chart. Untuk distribusi kategori, gunakan Pie Chart.
Letakkan semua chart di tab Summary bersama angka ringkasan. Dengan begitu, satu halaman ini menjadi pusat informasi yang bisa kamu buka setiap hari untuk monitoring cepat.
Keterbatasan Dashboard Manual dan Solusinya
Dashboard Google Sheets yang kamu buat harus diupdate secara manual setiap kali ada data baru. Ini memakan waktu dan ada risiko lupa atau salah input. Jika kamu butuh dashboard yang selalu real-time tanpa proses manual, pertimbangkan solusi seperti SalesMetrix yang mengintegrasikan data Shopee secara otomatis ke dalam dashboard siap pakai.
Dengan tools yang tepat, kamu bisa fokus menginterpretasi data dan mengambil keputusan — bukan menghabiskan waktu untuk memindahkan angka dari satu tempat ke tempat lain.